Monday, 21 December 2015

Malaikat ku





 Malaikat ku

    Bukan lagi seperti malaikat, tetapi dia memang malaikat.
Malaikat yang dikirim oleh Tuhan, untuk merengkuh ku, kakak ku dan juga adik ku dari kehidupan yang penuh nestapa ini. Memberikan segala kelembutan kasih sayangnya, demi mencicipi sesuap nasi, tempat tinggal yang memadai, juga pengharapan masa depan indah yang selalu di nanti dari kami. Dia tak pernah sama skali mengeluh atas kelelahannya. Dia yang terus bekerja keras. Dari menjadi buruh tani di tengah padi padi, hingga kini  pun menyandang buruh,  di rumah orang Patani. Membanting tulang dari datangnya fajar hingga hilangnya mega menyambut gelapnya dunia.