Monday, 16 May 2016

Rezekimu




Kadang kita suka berpikir. "kenapa harta dia lebih lebih banyak dariku? Bukankah usaha yang ku lakukan tak beda jauh.”
"Dia mempunyai harta yang melimpah. dari mana? Padahal dibanding dia aku lebih giat berusaha.”
"Apakah Allah tidak adil?."


Pertanyaan terakhir. sungguh pertanyaan yang sangat buruk. Menyandingkan Tuhan yang Maha Pemurah dengan karakter buruk.
Coba mari kita berfikir. Allah yang tak memberikan rezeki yang melimpah atau kah kita yang kurang bersyukur?

Kita masih diberi sehat hari ini. Bukankah ini rezeki?
KIta masih bisa melihat indahnya panorama dunia. Bukankah ini rezeki?
Kita masih bisa merasakan makanan dan minuman yang nikmat. Bukankah ini rezeki?

Lihatlah disana. Disebuah rumah, tempat orang yang terbaring lesu.
Mereka sakit sedangkan kita sehat.
Mereka kesulitan melihat keindahan alam sedangkan kita sangat lah mudah.
Mereka hanya makan dan minum sekehedak jadwal sedangkan kita bebas memilih.

Sungguh kawan, bukan banyak sedikitnya rezeki yang kita terima, namun seberapa banyak kita mensyukuri apa yang ada pada diri kita.

Simaklah dengan cermat nasihat Hujjatul Islam, Imam al-Ghazali berikut ini, “Bisa jadi, kalian tidak tahu di mana rezekimu. Tetapi, rezeki mengetahui di mana posisimu. Jika rezeki ada di langit, maka Allah Ta’ala akan memerintahkannya supaya turun kepadamu. Andai rezekimu ada di bumi, Allah Ta’ala akan menyuruhnya agar muncul menemuimu. Dan jika rezekimu ada di lautan, Allah Ta’ala akan perintahkan padanya supaya timbul bersua denganmu.”

No comments:

Post a Comment