Ada sebagian orang yang bilang bahwa curhat ke media sosial adalah salah satu bentuk ekspresi yang lebay. Tapi, apakah hanya karena itu kita langsung bisa memvonisnya sebagai seseorang yang lebay?
Kenapa tidak pandang ia dari sudut pandang yang lain? Mungkin saja itu adalah cara mereka untuk berbagi. Dan kita, bisa mengambil hikmah dari ke-lebay-annnya tadi. Singkirkan sikap idealis kita sejenak dan carilah sudut pandang dari berbagai pandangan.
Perlu diketahui, kegiatan curhat di media sosial yang notabene dihuni oleh beragam konsumen yang memiliki berbagai tanggapan itu adalah salah satu kegiatan yang berani. Mengapa saya mengatakan demikian? Karena, tanpa disadari sang curhator tadi berhadapan dengan beribu penilai dari berbagi golongan di media sosial. Kurang berani gimana coba 1 orang dihadapkan dengan beribu penilai.
Curhatlah dan menulislah untuk ketenangan serta keberanian.(ibl)
Monday, 26 October 2015
Pemberani yang Tenang
Label:
Tuang Tinta
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment